Senin, 06 Januari 2014

Skripsi

Ada yang bertanya padaku tentang hal ini,
tentang hambatan dalam berfikir,tentang kebuntuan, juga tentang keresahan.

ada hal yang aku tanggapi disini.
para mahasiswa dia adaah mahkluk yang sejatinya berbudaya bukan ? namun tetap saja mereka manusia. dimana kata dan tersendat itu lumrah. hahahahhaha

naskah

Dosenmu terlalu biasa. dia memintamu membuat film pendek dengan tema terlambat yang sungguh biasa. dengan tanpa effect dan cerita yang wajar dan terdengar biasa. 

namun, sungguh tak biasa bukan? kau memintaku untuj membantu mengerjakannya. seperti pertemuan sebelumnya. kita tak pernah banyak bicara dalam sebuah perjalanan menuju tempat yang kita telah tentukan. hanya ada mobil yang datang silih berganti klakson kendaraan lain yang tak terhindari. pertemuan kita membahas hal-hal berupa terlambat bukan? aku merasa kisah tentang kita adalah hal yang sungguh tepat nuansanya. hanya saja dosenmu meminta hal yang biasa. dan aku tak bisa mengatakan hal ini sebagai hal yang sama.

1 Januari 2014

kerinduan tak pernah berbatas kata. selalu saja ada hal-hal yang tak pernah bisa diungkapkan dari sebuah pesan singkat ataupun pembicaraan disebuah sosial media.

Ayala selamat tahun baru. mungkin tidak istimewa aku mengatakannya. hanya saja akhirnya kau mengijinkan aku untuk bertemu dengan mu sekali lagi. 3 tahun sebelumnya bukanlah hal yang tidak menarik. kita bertemu sesekali. melakukan hal yang sama berbicara disebuah perangkat media dan saling bertanya apakabar dari jarak yang luar biasa.

Ayala, kau tak banyak berubah. tatapan mata yang sama. tutur bicara yang sedikit manja dan senyum mu aku tak pernah sanggup untuk mengatakannya dalam aksara. malam pergantian tahun mungkin sudah lewat. kini pukul satu. aku masih ingat nama gang itu ayala. gang bhakti bukan ? ketika menunggumu disana ada hal-hal yang aneh dan sulit kujelaskan. disana aku menatap banyak anak-anak muda sebaya kita masih banyak hilir mudik rupanya. aku menunggumu tepat di tiang listrik itu ayala. warnanya jingga berbanding terbalik dari gang bhakti itu. sungguh gelap dan minim penerangan. aku sesekali melihat kedalamnya ada sebuah pagar warna coklat mungkin. akupun jadi ragu karena kegelapan itu. oh iya ayala. aku masih bertanya-tanya kenapa kau menyuruhku menunggu digang itu sedangkan kau sendiri datang dari belakangku dan mengagetkan aku ?

Minggu, 05 Januari 2014

kebahagiaan?

siang itu ibu sandra seperti tergesa-gesa dia harus segera pergi kesebuah pegadaian. mungkin itu adalah hari yang sangat mengerikan bagi dia kalau saja dia tahu bahwa yang menunggunya adalah kematian..