Senin, 06 Januari 2014

1 Januari 2014

kerinduan tak pernah berbatas kata. selalu saja ada hal-hal yang tak pernah bisa diungkapkan dari sebuah pesan singkat ataupun pembicaraan disebuah sosial media.

Ayala selamat tahun baru. mungkin tidak istimewa aku mengatakannya. hanya saja akhirnya kau mengijinkan aku untuk bertemu dengan mu sekali lagi. 3 tahun sebelumnya bukanlah hal yang tidak menarik. kita bertemu sesekali. melakukan hal yang sama berbicara disebuah perangkat media dan saling bertanya apakabar dari jarak yang luar biasa.

Ayala, kau tak banyak berubah. tatapan mata yang sama. tutur bicara yang sedikit manja dan senyum mu aku tak pernah sanggup untuk mengatakannya dalam aksara. malam pergantian tahun mungkin sudah lewat. kini pukul satu. aku masih ingat nama gang itu ayala. gang bhakti bukan ? ketika menunggumu disana ada hal-hal yang aneh dan sulit kujelaskan. disana aku menatap banyak anak-anak muda sebaya kita masih banyak hilir mudik rupanya. aku menunggumu tepat di tiang listrik itu ayala. warnanya jingga berbanding terbalik dari gang bhakti itu. sungguh gelap dan minim penerangan. aku sesekali melihat kedalamnya ada sebuah pagar warna coklat mungkin. akupun jadi ragu karena kegelapan itu. oh iya ayala. aku masih bertanya-tanya kenapa kau menyuruhku menunggu digang itu sedangkan kau sendiri datang dari belakangku dan mengagetkan aku ?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar