Senin, 28 April 2014

waktu yang berlalu hari ini

Tak terasa lembayung jatuh dihantar waktu, diam-diam langit redup menanti gelap dan matahari menjadi sayu. sore masih sama dan pelataran kampus sore itu sungguh temaram. titik-titik air hujan laksana embun adalah oasis untuk mata yang sudah lelah berwacana.

Kegiatan ini menyita waktu "memang" berorganisasi lebih mengerikan dari pada sebuah permainan game. disana ada banyak hal yang diwacanakan dan ingin direalisasikan. hari-hari jadi terasa cepat. esok ku nanti dari sekarang. memilih teman adalah hidangan. aku menyangkal jika ini membosankan.

berjalan melewati wadah waktu dan malam ini aku berguru pada ingatan. malam masih sama, mengingat semua kegiatan pagi dan menuliskannya sudah jadi kewajiban..

pagi ini, Ayala mengucapkan selamat pagi sangatlah berarti. menerka apa ayng kau lakukan sudah jadi sarapan yang menyenangkan. menghantar mu menilik hari terlebih lagi memandangmu dalam ranum pagi. merona dan mengelus hela nafas mu ahk,, ayala,,

menyisihkan waktu selalu jadi hal yang baik terlebih lagi untuk Tuhan-Ku, beberapa teman mengingatkan ku untuk selalu Berbicara dengan-Mu. dan aku mulai Menyukainya.

dan pertemuan itu berlangsung menjadi hijau kuning merah , hingga jingga datang. dan perpamitan menngundang kita melewati dunia yang lainnya.

malam jadi hilang ketika aku mengucapkan-nya dan hitam jadi gelap.
ketika aku tertidur sambil mengingat cerita pagi ku hingga malam....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar