"sore ini jam 5, tepat disamping infra"
sore itu gerimis..
jingga tak datang ..
terhalau awan ...
sedikit genangan tangis awan hiasi jalan..
"sial kenapa hujan"
sudah jam 5 lewat ketika di infra...
dia tiada...
hmf,,
"janji ... ? seharusnya dia menunggu?? "
sejenak aku lirik tepat di nomor 4 ...
bangku itu terisi...
2 orang... dia dan si dia ....
mungkin aku tahu..
ini penting... suatu hal yang seharusnya disampaikan...
kala hujan bulan satu kemarin..
tapi kni dia berdua,, :-D
aku mengerti...
jika dia dan si dia...
ada di sana... tempat ku biasa...
akan aku coba terima..
hmf...lebih baik ku cerita saja pada hujan...
dia baik... samarkan duka pada saat itu...
dia samarkan luka saat itu...
jika janji itu ada...
aku masih tetap sama..
rangkaian hujan ini selalu bangun memori..dulu...
sejawat luka lama .. segetir manis kasih...
secangkir kopi hangat ini..
kental... kini encer beradu ditampias teras...
aku berargumen sedikit.. pada hujan dan angin...
jika "jam 5 di infra" aku lebih cepat tiba..
akankah cerita berbeda??
hujan memank baik dia hanya diam...
kalau kalau dia menjawab...
aku pasti sedih..
datang lebih awal ?
jika aku melihat dia dan sidia datang bersama...
"hmf...
kopi ku tumpah.. bersimbah hujan.. dia tak lagi hitam..
tapi sedikit bening...
jika ku rasa asin boleh ku beri nama...
"kopi tangis hujan pada jam 5.."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar