”Sabarlah, tunggu sampai senja selesai. Dan kau boleh tak mencintaiku lagi setelah ini.” ahk,,,
aku membaca cerpen ini ketika aku dimedan,, membeli koran minggu pagi memang menyenangkan. aku hanya bisa membelinya saat giliran liburku tiba pada minggu hari. Pekerjaanku memiliki siklus libur yang berbeda setiap bulannya. terlebih ketika bandara itu akan berpindah dan berubah wajah kesuatu tempat yang terbilang sedikit remaja. libur seperti kata tiada waktu itu. tapi koran minggu pagi seperti sebuah oasis aku suka tenggelam membaca cerita-cerita mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar