Minggu, 01 Desember 2013

Kau jadikan aku ( Setia )

refleksi,, sebuah bayang semu,, 
dimana angkasa berputar tak tentu,, 
kopi yang jemu,, 
dimana hitam dan coklat sudah terteguh.. 

angin jadikan aku semak,, 
dari puing benih belukar lain yang terbawa olehnya,, 
tertekuk ditanah tandus benih beranak,, 
makin jadi ia berjalan ke dalam sudut benak,, 







seperti biasa, menunggu adalah panjang,, seperti bayangan tentang hitungan turunan dari jam ke menit dan ke detik,, kadang aku berfikir apakah sebuah bus itu patut aku tunggu,, dimana mereka membutuhkan kita seorang penumpang untuk membayaran setoran uang bus mereka,, angin sudah berhembus entah kemana,, dia menghilir menyibak rambutku dari kanan kekiri,,jika saja angin bisa menjadi sebuah konduktor yang baik inginku bisikan padanya tentang kejenuhanku menunggu yang mungkin akan ia sampaikan pada supir bus itu.. 


tapi aku masih setia,,

medan, 9 july 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar